Sabtu, 04 Juni 2022

Perbedaan Pendapat

Perbedaan Pendapat (2022)

Bagaimana cara memilih suatu pendapat ? Bagaimana menyikapi perbedaan pendapat ?

https://youtu.be/XxgfFVN9nNITonton

Kamis, 19 Mei 2022

Berlebihan Yang Tercela (2022)

Berlebihan Yang Tercela (2022)

Baguskah peka berlebihan ? Berlebihan yang tercela itu bagaimana ?

https://youtu.be/5bYYYjltrl0Tonton

Selasa, 17 Mei 2022

Penilaian dan Pertemanan

Tonton
Penilaian dan Pertemanan (2022)

Bagaimana sikap kita pada penilaian orang lain ? Apa yang tak boleh dilakukan pada pertemanan ?

https://youtu.be/BUE0afwLoXo

Senin, 16 Mei 2022

Teman dan Sahabat (2022)

Teman dan Sahabat (2022)

By : Dokter Cinta (klinikindonesia.com)

Bagaimana cara berteman ?

https://youtu.be/b5-zkTgZ5HYTonton

Minggu, 15 Mei 2022

Kepo Menilai Orang Lain (Update 2022)

Kepo Menilai Orang Lain (Update 2022)

By : Dokter Cinta (klinikindonesia.com)

Bolehkah kepo menilai orang lain?

https://youtu.be/XzpoWR4B6jgTonton

PDKT & Jodoh (Update 2022)

PDKT & Jodoh (Update 2022)

By : Dokter Cinta (klinikindonesia.com)

Bagaimana PDKT untuk mendapat jodoh pada remaja?

https://youtu.be/6qpxV5w-hYc

Sabtu, 14 Mei 2022

Pemikiran dan Perasaan (Update)

Pemikiran dan Perasaan (Update)

Bagaimana peran pemikiran dalam menentukan nasib kita ?

Lalu apa pengaruh perasaan pada pemahaman dan tindakan ?

https://youtu.be/ZhSvp8yMm1s

Selasa, 15 Maret 2022

Kuliner 1

Tak perlulah keliling dunia hanya demi mencicipi kuliner khas Jepang. Tak disangka, Onigiri (omusubi), nasi kepal Negeri Sakura, telah dijual di supermarket terkenal, dekat Klinik GR, Kota M. 

Rasanya enak nilai 9, terbuat dari beras berkadar kanji tinggi sehingga terasa lengket satu sama lain, mirip oryza sativa ssp. japonica yang pulen. 

Terlihat imut berbentuk segitiga dengan varian rasa hot tuna, hot chicken, chicken mayo & tuna mayo. Bungkusan & cara bukanya unik, terbuat dari lembaran tipis rumput laut yang sudah dikeringkan, disebut nori. 

Saat di Jepang, 3 tahun lalu, Omusubi tidak masuk dalam menu utama kami. "Onigiri tidak halal karena mengandung mirin (sake manis)" kata Jeng Tsunami. 

Skip 

Setelah merentangkan sayap & hinggap ke Kota K, saya disambut juragan yang menenteng oleh-oleh. 2 kotak menggoda, risol otak-otak, salah satu kreasi terbaru jualannya. 

"Ditunggu masukannya, Pangeran" Saya tersenyum dengan sebutan itu. 

Sebelum terbang jauh melintasi 2 lautan, saya menurunkan egonya untuk menerima kritikan terkait rasa & dia bersedia. Namun setelah mencicipi, tak ada kritikan, hanya pujian & sedikit saran bagaimana cara mempertahankan cita rasa. 

Rasa enak di lidah merupakan penarik utama pada bisnis kuliner di mana pun termasuk rasa sambal pada menu ini. Dominan berbahan baku daging olahan ikan marlin hingga terasa kita seperti kenyang makan ikan. 

Amat layak jual dengan skor A. 

Skip 

"Bagaimana rasa buatan dia?" 

"Sama-sama enak tapi bikinan anda lebih sedap. Dia 5, ibu 8" 

Baru saja ia datang dari Kota K sekian hari. Warung peninggalan Pak Daeng diwakilkan sementara waktu kepada ipar. Ketiga keluarga itu berasal dari Daratan Selatan. 

Menu favorit saya, nasi ikan palumara, sajian khas Makassar. Lauk kerapu merah segar, ikan karang yang berdaging lunak, paling lezat diantara semua nama-nama ikan disana. 

Bumbu asam sedikit lebih dominan dengan irisan buah tomat. Mirip dengan masakan nasi ikan parede, menu khas Bugis. 

Seringkali dia bertanya demikian demi evaluasi mendapatkan respon pelanggan. Cara mempertahankan kualitas & meningkatkan penjualan melalui metode emosional marketing. 

Skip 

"Bagaimana kabar dia?" 

"Sudah lama pindah. Warung terakhir dijual" 

"Saya dengar mobil cicilan dilego juga?" 

"Begitulah, dia terlalu cepat hendak terbang" 

Pilu rasanya mendengar berita ini. Bisnis & hidup pada kondisi sekarang amatlah penting berpegang pada beberapa prinsip. 

Menunda kesenangan sedapat mungkin. Perbanyak harta produktif & batasi harta konsumtif. Bila terpaksa mengambil kredit maka hindari cicilan konvensional. 

"Mobil pick up lebih baik karena bisa disewakan" 

Saya sepakat dengan pemikiran ini. 

"Sekarang bagaimana?" 

"Dia bikin warung lagi di dekat kawasan tambang" 

Tak putus asa, kelebihan utama dia. Belajarlah dari pengalaman orang yang telah terbukti nomor 1 pada usaha serupa. 

Skip 

Terdengar kabar bahwa Mr. Beetle pernah bertemu dengan Pemetik Harpa di sebuah warung makan, dekat dari kantor dan perumahan Hilya Residence di Kota K. 

Semua serba kebetulan, sekaligus sebagai konfirmasi, dia menerima saran untuk membuka cabang baru, bersaing dengan ratusan lapak lainnya yang tersebar seantero kota. 

Kira-kira 3 tahun silam, terakhir kali saya mendatangi warung makan miliknya di Pulau W. Pada awal mula, tercapai nilai 9 untuk rasa masakan yang bikin meleleh. 

Item menu sangat variatif dengan cara penyajian prasmanan. Kita bebas mengambil lauk pauk mengikuti selera dengan porsi sesuai kebutuhan. Sate ayam dan sayur rebung merupakan 2 pilihan terfavorit. 

Saya mengusulkan lakukan spesifikasi produk dan berfokus pada kualitas rasa meskipun mengorbankan harga. Jangan pula melupakan higienis dan sanitasi lingkungan sekitar guna mengurangi risiko food borne disease.

Jumat, 25 Februari 2022

Politik 5

"Sepakat!" saya acungi 2 jempol. Alasannya sangat masuk akal terkait perlunya para dokter meningkatkan rasa ingin tahu terhadap perkembangan politik kekinian. 

"Jelang pilpres, para politisi bergerak demi mendapatkan pamor" 

"Bagaimana isu presiden 3 periode?" 

"Hanya sekitar 10-15% yang setuju meski para pimpinan partai seakan-akan sepakat tapi mereka juga punya kepentingan berkuasa sehingga bawahan diikutkan bermain cantik" 

"Rencana pindah ibukota?" 

"Lebih banyak setuju" 

"Ini bukan jebakan buat presiden?" 

"Bukan. Itu sudah lama direncanakan oleh presiden sebelumnya" 

Dia tidak menolak ada kepentingan bisnis tanah disana. Energik, usia hampir 70 tahun & pensiun 10 tahun lalu dari kepolisian, Badan Intelijen & Keamanan. 

Skip 

Berbeda dengan bapak pensiunan Polri, pria pemelihara burung ini memiliki analisa lain tentang isu presiden 3 periode. 

"Di parlemen penuh dengan kepentingan, bisa saja aturan baru itu berlaku dengan imbalan masa jabatan anggota dewan sama-sama diperpanjang 3 periode" 

Hal ini biasa pada sistem politik demokrasi, aturan lahir sebagai hasil kompromi berbagai kepentingan dari penguasa trias politica. 

Terkait rencana perpindahan ibukota, dia berkata, "Itu akan diikuti besarnya ongkos migrasi aparat sipil negara ke sana". 

Ini makin menekan APBN disaat utang negara mendekati angka 6 ribu T. Pihak eksekutif biasa punya dalih lain & seperti tak punya beban karena bayar utang tidak pakai dana pribadi. 

Skip 

Mantan camat, aktivis partai & ormas kepemudaan. Sekarang, sebagai pejabat andalan daerah dari balik tirai & politisi demokratis kawakan hingga ke sum-sum tulang. 

"Politik itu unik, menarik tapi kotor karena menghalalkan segala cara" 

"Sebenarnya, politik bagus bahkan wajib ada pada suatu negara. Kotor bukanlah politik melainkan karena adopsi sistem politik, yaitu demokrasi. Ini wajar karena demokrasi tidak lahir dari rahim Islam. Istilah menghalalkan ataukah mengharamkan itu terminologi Islam sementara demokrasi tak mengenal keduanya" 

"Ya. Politik sekarang dimaknai lain" 

"Politik versi demokrasi adalah seni merebut & mempertahankan kekuasaan. Politik versi Islam ialah kebijakan melayani masyarakat". 

Skip 

Pagi-pagi sekali saat air kali dingin meringis. Orang kantoran masih sepi, hanya satu-satu bisa terhitung jari. Saya bertemu dengan ASN senior, mantan pejabat yang barusan dibebastugaskan. Indikasi kuat efek domino dari pilkada. 

"Menurut UU, pejabat tak mudah dinonjob," jelasnya. 

"Masalahnya, itu kewenangan kepala daerah yang terpilih secara demokratis. Beda jika melalui mekanisme penunjukan seperti di kepolisian & TNI" 

Demi berebutan juara satu, para kandidat beserta tim sukses termasuk penyandang dana, habis-habisan berkorban banyak. 

Sangat wajar setelah terpilih, orang-orang terdekatlah sebagai prioritas utama memperoleh kue jabatan & bunga proyek. Biasa pula disertai uang setoran buat balik modal. 

Skip 

Amat lega terasa bila ayam jago kita memenangkan persaingan. Begitulah kira-kira yang ada dalam benak. Dia pejabat daerah, pengurus parpol & ormas kepemudaan. Dia juga mantan camat, anggota tim sukses dari balik tirai. 

Jika dibandingkan dengan jabatan lewat pemilu (misalnya kepala desa, anggota dewan, bupati, gubernur & presiden), beban camat jauh lebih sedikit. Cukup menjaga hubungan baik dengan bupati terpilih, tak ada hubungan dengan urusan perut tim sukses & para konstituen yang butuh banyak asupan. 

Belum lagi seni menyambung tali komunikasi dengan pengurus partai, ormas, LSM, wartawan bahkan calon pesaing, demi kekuasaan. Semua butuh cuan tapi tidak dengan camat yang terpilih melalui penunjukan.

Sabtu, 30 Oktober 2021

Tobone 1

Kesalahpahaman terjadi lagi. Kali ini berurusan dengan 2 anak muda, pekerja santuy di Pelabuhan B, Kabupaten B.

Akar masalahnya ada 2. Pertama, keduanya memakai kata "hendak membantu" namun berujung pada permintaan upah. Membantu itu berarti memberikan bantuan tanpa pamrih.

Namun pada lokasi, kebiasaan dan ideologi tertentu, istilah ini telah berpadu dengan 2 sayap pengertian yang berbeda.

Baru saja, kira-kira 2 jam sebelumnya, driver andalan mengutarakan suatu problema yang terjadi di kabupaten itu. Mangkraknya tambang logam karena mendapatkan pertentangan massal dari warga lokal.

"Mungkin saja warga takut dengan risiko kerusakan alam"

Pandangan matanya tajam ke depan bagaikan si mata elang, kedua tangan mempertahankan posisi setir mobil seperti si tangan kangguru dan kedua telinga siaga dari berbagai suara bak si kuping kelinci.

"Bapak yang pernah lama kerja di Pulau K, benarkah disana kerusakan lingkungan marak terjadi ?"

"Ya. Bekas-bekas galian tambang berubah menjadi danau. Airnya jernih namun tak ada tumbuhan dan ikan yang bisa hidup. Kandungan zat beracun sangatlah tinggi. Tanah juga berubah tandus karena tanaman hutan musnah ditebang dan dibakar"

"Bukankah ada aturan, perusahaan wajib melakukan reboisasi?"

"Itu berlaku setelah pertambangan selesai. Kebanyakan perusahaan berlepas tangan begitu pekerjaan mereka selesai.

"Mungkin juga, perusahaan tidak mau peduli untuk memperbaiki kerusakan alam karena butuh biaya tambahan. Logika perusahaan swasta kapitalis bagaimana caranya memperoleh keuntungan sebesar mungkin dengan modal sekecil-kecilnya."

"Ya. Dananya milyaran sekali kontrak kerja untuk memperbaikinya."

Solusi Islam pada pertambangan skala besar adalah pengelolaannya berada pada tanggung jawab negara. Tanpa memakai logika untung rugi tetapi sebagai bagian dari tanggung jawab kepada rakyat.

Tanah pertambangan besar merupakan milik umum menurut ideologi Islam, bukan milik swasta dan juga bukan milik negara. Tanah pertambangan menjadi milik swasta pada ideologi kapitalisme dan milik negara pada ideologi sosialisme.

Negara hanyalah sebagai wakil rakyat untuk mengolahnya sehingga hasilnya dikembalikan utuh kepada rakyat setelah mengeluarkan biaya produksi, pengolahan dan distribusi, termasuk ongkos reboisasi hutan dan revegetasi lahan bekas tambang.

Dia membenarkan informasi tentang adanya ratusan pekerja tambang dari negara lain yang berdatangan hampir setiap hari.

Modus penjajahan negara kapitalisme sungguh takkan berubah. Pengalaman sejarah membuktikan, Negara-Negara Eropa di masa lalu, termasuk Belanda, membuat koloni di negara-negara jajahan, bermula dari kepentingan ekonomi dengan berdirinya VOC.

Tentara-tentara asing lalu didatangkan dengan alasan yang "lebih masuk akal", yaitu melindungi kepentingan dan monopoli perniagaan rempah-rempah. Para sultan berusaha dibantu oleh pihak penjajah sedangkan para bangsawan yang tak mau bekerja sama akan disingkirkan.

"Bantuan menurut mereka bukan gratis sebagaimana kelakuan kita saat menyumbang masjid. No free lunch, tak ada makan siang yang gratis, versi mereka"

Bantuan negara-negara utama di dunia saat ini dominan bermotifkan politis, yaitu demi mempertahankan dan merebut hegemoni ekonomi dan politik (termasuk militer).

Sedangkan bantuan 2 anak muda yang polos diatas hanyalah bermotifkan uang untuk biaya mempertahankan hidup.

Kerasnya kehidupan demokratis sebagai risiko wajar dari dominasi ideologi selain Islam. al Qur'an (QS. Thaahaa : 124) menyebut keadaan seperti itu dengan istilah "penghidupan yang sempit" alias ma'isyatan dhanka. Hidup memang pahit dan lebih pahit daripada kopi hitam kita.

Kedua, akadnya sepihak, yaitu dari mereka berdua setelah transaksi selesai. Mestinya, sebagaimana yang saya pelajari dari kajian sistem ekonomi Islam, akad itu mestilah kesepakatan dari 2 pihak, yaitu saya dengan mereka. Bukan sepihak, yaitu hanya dari mereka.

Kesepakatan itu juga mesti dilakukan sebelum transaksi dan bukan setelahnya. Diatas kapal ferry, saya berdebat untuk mengajari tentang akad bisnis kepada keduanya beserta 1 temannya yang lain.

"Mestinya dari awal kalian menjelaskan bahwa ini ada bayarannya. Jika kita sepakat maka berlanjut kepada kesepakatan berikutnya yaitu berapa rupiah nilai jasanya."

Rupanya kebiasaan ini sudah berlangsung sejak lama dan berpotensi menimbulkan konflik. Juga tidak hanya terjadi di pelabuhan tetapi seringkali kita bisa jumpai di terminal-terminal bis termasuk Terminal D di Kota M. Ini diinfokan oleh 3 penumpang kapal ferry kepada saya.

Ada informasi, sebagian mobil dan penumpang enggan singgah ke terminal karena adanya biaya-biaya tambahan yang tidak resmi.

Sepertinya, pengetahuan akad bisnis versi syari'ah sangatlah penting kita pahami. Ditengah dominasi sistem ekonomi kapitalis, berkembang pula transaksi non syariah yang berbungkuskan syari'ah. Dimanakah posisi mereka yang bermata jeli ?

Sabtu, 09 Oktober 2021

Bravura 3

Tak seperti biasanya, sore itu setelah istirahat, saya tidak lanjut latihan. Sudah ikut pemanasan (stretching) dan latihan dasar bersama di sesi sebelumnya. Kami berdua larut diskusi tentang organisasi kempo di Indonesia, sejarah awal lahirnya kempo di dunia dan beberapa jurus kempo yang bisa mematikan.

"Bela diri ini di negara kita masih dipengaruhi oleh pimpinan kempo di Jepang. Mulai sabuk hitam Dan IV harus ikut ujian internasional. Pengujinya langsung didatangkan dari sana," ujarnya. Doi mengenakan sabuk hitam dan di bahu kanan tercetak tulisan Dan IV.

Berbeda dengan kebanyakan seni bela diri, Shorinji Kempo dikendalikan secara tunggal di dunia yaitu dari kantor pusatnya di kota kecil Tadotsu, Pulau Shikoku, Jepang.

"Hanya 5 orang pemilik Dan IV di daerah sini. Ada 2 pemegang Dan V di Kota M," tambahnya.

Di dunia, tingkatan tertinggi, Dan IX, dipegang oleh orang Jepang. Ketua Shorinji Kempo saat ini adalah Yuuki So, seorang wanita Jepang dan anak kandung dari pendiri kempo, Doshin So.

Siapakah Dia ?

Doshin So memiliki nama kecil, Nakano Michiomi. Dia lahir pada tanggal 10 Februari 1911 di sebuah desa kecil yang terletak di pegunungan dan perbatasan Prefektur Okayama - Hyogo, Jepang. Ayahnya kecanduan alkohol dan meninggal pada usia muda 30 tahun sementara saat itu dia masih berumur 8 tahun.

Ibunya berstatus single parent yang bekerja keras menghidupi keluarga sejak pagi hingga tengah malam setiap hari. Nakano Michiomi kecil (9 tahun) terpaksa harus mengasuh kedua adik perempuan (7 dan 5 tahun) disaat ibunya tak ada di rumah.

Dua tahun kemudian, ketiga anak itu terpisah karena ibunya sakit-sakitan dan harus mengabdikan diri ke sebuah lembaga keagamaan. Kedua adiknya dipelihara keluarga dari pihak ibu sementara Nakano Michiomi memilih pergi bersama kakek dari pihak ayah ke Manchuria.

Kakeknya seorang anggota Kokyuryukai (Perkumpulan Rahasia Ular Naga Hitam) dan menguasai beberapa seni bela diri (budo) seperti kendo (seni pedang), sojutsu (seni tombak) dan jujutsu (bela diri tangan kosong). Dia belajar darinya selama 7 tahun.

Nakano Michiomi kembali ke Jepang pada awal Mei 1926 ketika ibunya baru saja meninggal dunia. Disusul kematian adik bungsu pada bulan agustus lalu adiknya yang lain pada bulan april setahun kemudian. Kakeknya juga tiba-tiba meninggal pada tahun itu.

Tinggallah dia kini sebatang kara tanpa kehangatan keluarga dan recehan harta benda. Merantau ke Tokyo menjadi pilihan terbaik. Dia tinggal disana bersama seorang kenalan.

Keadaan semakin parah akibat depresi ekonomi setelah Perang Dunia I (1914-1918). Jepang masih berada di Blok Sekutu (Entente) waktu itu melawan Blok Sentral. Perekonomian tidak teratur dan angka pengangguran sangatlah tinggi.

Di usia 17 tahun (1928), Nakano Michiomi masuk menjadi tentara sebagai agen pasukan khusus (Special Expeditionary Force) dan ditempatkan di Manchuria (sekarang Provinsi Dongbei, China).

Manchuria merupakan koloni Jepang yang terletak di wilayah China Barat Laut.

Dia ditugaskan pada sekolah Taoist yang dikepalai oleh Chen Liang. Chen Liang adalah orang penting dalam perkumpulan rahasia (Zaijia Li), guru (shifu) perkumpulan Bunga Teratai Putih (Byakuren) dan Tinju Shaolin Utara (Shorin). Nakano Michiomi mempelajari teknik gerakan Quan Fa (tinju) sekaligus pengajaran Budha (Chan-Zen) dibawah bimbingannya.

Nakano Michiomi terkena penyakit tipus dan dikembalikan ke Jepang. Pada Bulan Januari Tahun 1931, Dia lalu bergabung dengan Kesatuan Angkatan Udara I di Kagamigahara, Prefektur Gifu.

Pada Bulan April 1931, dia pingsan dan menderita demam tinggi ketika latihan terbang malam. Dia memiliki penyakit katup jantung dan harus mendapatkan perawatan selama 6 bulan. Para dokter memperkirakan sisa hidupnya hanya 1 sampai 3 tahun.

Pada Bulan Oktober 1931, Nakano Michiomi kembali ke Manchuria sebagai agen intelijen dan bertemu kembali dengan gurunya, Chen Liang. Karena alasan tak punya umur panjang lagi, dia rela melakukan beberapa misi berbahaya yang bisa mengundang gerimis kematian.

Chen Liang berkata kepadanya bahwa tak ada manusia yang bisa menentukan sisa hidup seseorang dan harus berusaha serta berjuang untuk tetap bertahan hidup. Dia lalu merawatnya dengan pijatan dan teknik akupressur (keimyaku iho, seiho atau seitai jutsu).

Pada tahun 1932, Chen Liang membawanya kepada Wen Taizong di Beijing, China. Wen Taizong merupakan guru besar (shifu) dari Sekolah Shaolin Utara Yihemen Quan (Giwamon Ken) menggantikan Huang Longbai. Melalui Wen Taizong, Huang Longbai bersedia menjadikan Nakano Michiomi sebagai murid.

Dia mengajarinya 36 macam kuncian dan teknik gulat naga (Longxi Zhuji). Dia juga mempelajari teknik lemparan Wa Hua Quan (Goka Ken, Tinju Lima Bunga). Teknik inilah menjadi dasar prinsip lembut dan keras menjadi satu (Goju Ittai) pada Shorinji Kempo.

Sepertinya, Nakano Michiomi memiliki teknik belajar kinestetik sehingga cepat menerima pelajaran melalui gerakan tubuh, selain dari pengalaman berguru kepada kakeknya.

Di musim gugur 1936, Wen Taizong mengangkat Nakano Michiomi menjadi Guru Besar (Shifu) ke-21 dari Yihemen Quan dalam aula dari sebuah reruntuhan Kuil Songshan Shaolin di Xian, Provinsi Shanxi. Wen Taizong juga memberikan nama baru, Doshin So yang berarti "membantu jalan menuju religius".

Tanggal 9 Agustus 1945, serdadu Uni Soviet menyerbu Manchuria lalu menyusul kekalahan Jepang sebagai Negara Poros dari pihak sekutu di Perang Dunia II (1939-1945), Doshin So kembali ke Jepang dan mendarat di Sasebo, suatu daerah di Nagasaki, pada tahun 1946. Kemudian pindah ke Osaka dan berbisnis suatu produk bahan kimia.

Dia lalu ditawari beberapa lahan di Tadotsu, Pulau Shikoku, Daerah administrasi Kagawa. Pada Tahun 1947, Doshin So mendirikan Shorinji Kempo di lokasi itu dan menjadikannya sebagai pusat latihan dan organisasi hingga kini.

Shorinji Kempo sendiri berasal dari kata sho = kecil, rin = hutan, ji = kuil, ken = kepalan tangan/tinju, po = metoda. Kata Shorinji merujuk pada sebuah kuil Shaolin di Tiongkok.

Tanpa sadar, Doshin So mempraktekkan rumus ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) terhadap seni bela diri Shaolinsi Kung Fu hingga memberikannya nama, Shorinji Kempo.

Tak terasa diskusi bersama senpai kempo Dan IV. Latihan para kenshin selesai sudah. Matahari segera mengalami swastamita di sebelah barat. Adzan maghrib kembali bakal bergema di setiap sudut kota lalu datanglah dominasi kegelapan malam.

Sementara itu, perkataan senpai "kasih sayang tanpa kekuatan adalah kelemahan, kekuatan tanpa kasih sayang adalah kezaliman" akan selalu melekat di hati.

Jumat, 10 September 2021

Mr. Porcupine 1

Diskusi singkat bersama Mr. Porcupine di ruangan poli rumah sakit. Berawal dari kedatangan Bunga Melati yang dimintai tolong olehnya untuk pengambilan resep obat.

"Dia aset daerah," pujinya kepada Bunga Melati. Status mereka berdua sebagai karyawan andalan rumah sakit umum daerah.

"Karena apa?"

"Bisa bayar pajak," ujarnya. Dia tersenyum.

Kesuksesan bisnis warga secara tidak langsung akan menguntungkan negara dan daerah karena berdampak pada semakin banyaknya pemasukan melalui pajak negara dan retribusi daerah. Inilah yang disebut pajak demokratis.

Bunga Melati sedang merintis usaha kuliner dan buah. Seringkali dia beriklan melalui status media sosial.

"Kenapa mesti bayar pajak?" tanya Bunga Melati.

Sebelum menerima jawaban, wanita jombloH itu buru-buru keluar dari ruangan. Mungkin ada urusan lain yang lebih penting baginya. Tinggallah kami berdua dalam ruangan itu.

"Kenapa mesti ada pajak?"

"Risiko sebagai negara kapitalisme, pendapatan utama negara selalu dari pajak. Di negara demokrasi mana saja akan seperti itu. Di Amerika Serikat, Malaysia, Jepang dan lain-lain. Hanya teknis administrasi dan besaran pajak bisa tak sama disetiap negara."

Misalnya di Jepang, pajak disana lebih tinggi daripada negeri I. Warganya juga lebih taat bayar pajak sehingga wajar mereka lebih banyak mendapat subsidi negara. Argumen ini pernah dikemukakan dr. AP., salah seorang dokter andalan rumah sakit yang pernah berkunjung ke Negeri Sakura.

Di Malaysia berdasarkan pengalaman hidup, pendapatan pajak parkir memakai bantuan teknologi dan langsung masuk ke kas negara tanpa melalui tangan tukang parkir resmi maupun abal-abal sehingga terkesan lebih teratur.

"Bagaimana caranya suatu negara hidup tanpa pajak?" tanya Mr. Porcupine.

Tak seperti biasa, pagi itu, rambut landaknya berdiri lunglai seperti tanpa perawatan. Pada keadaan biasa, dia punya rambut berdiri tegang bagaikan rambut landak sehingga Jeng Gosip suatu hari memberikan gelar Si Rambut Landak.

"Di negara demokrasi liberal, pajak wajib ada karena kekayaan alam telah dikuasakan, dikelola dan dimiliki oleh pihak swasta."

Secara teori, penguasaan kekayaan alam oleh perusahaan swasta tak terlepas dari prosentasi kepemilikan saham berdasarkan aturan perseroan ala kapitalisme. Cukup menggelontorkan dana 50 + 1 persen, perusahaan akan menjadi milik anda.

"Bagaimana pajak menurut Islam?" tambah Mr. Porcupine.

"Pajak dalam sistem Islam bukanlah termasuk penghasilan utama negara. Juga tidak termasuk pendapatan tetap bagi APBN"

"Jika bukan dari pajak, sumber pemasukan negara dari mana?"

"Banyak. Ada anggaran dari pendapatan harta milik negara dan harta milik umum yang dikelola negara. Contoh harta milik umum seperti hasil tambang." Kalian bisa mendalami informasi ini dalam Kajian Sistem Ekonomi Islam.

"Adakah pajak dalam sistem Islam?"

"Pajak seperti dalam konteks sekarang (pajak demokratis) tidak ada. Pajak (dharibah) hanya diberlakukan sementara (bersifat temporer) pada kondisi yang penting dan mendesak. Ketika kondisi itu sudah berlalu maka pajak tak berlaku lagi. Pajak juga bukan untuk semua penduduk tetapi spesifik pada warga negara yang muslim, laki-laki, dewasa dan kaya original."

Saya menyerahkan resep obat kepadanya. Rambutnya kembali jadi perhatian. Saya selalu penasaran dengan merk minyak rambut pilihan. "Hari ini pakai minyak rambut apa?" kelakar saya jika bertemu dengannya.

Dia datang mendekat lalu bertanya topik lain.

"Bagaimana hukum Islam berinvestasi saham? Samakah dengan judi?"

"Saham ada 2 jenis. Saham sebagai investasi sektor riil dan non riil. Investasi sektor riil yaitu usaha jasa atau bisnis barang seperti patungan dana dari satu atau lebih investor untuk suatu usaha bisnis. Disitu dijelaskan jenis bisnis dan prosentasi bagi untung dari keuntungan bersih secara jelas. Usaha non riil yang tidak dijelaskan secara spesifik jasa atau barang maka jenis tanam saham seperti ini tidak boleh"

"Kenapa bisa?"

"Inilah yang disamakan dengan permainan judi seperti aktivitas di pasar saham. Transaksinya hanya berdasarkan kondisi psikologis pasar secara non riil."

"Bagaimana jika sebuah perusahaan tanam saham di bank syari'ah?"

"Mesti dilihat faktanya, jika disebutkan secara spesifik jenis usaha, prosentase bagi untung dan risiko kerugian menjadi tanggungan kedua pihak maka mungkin tidak masalah. Namun jika tidak seperti itu berarti bisa disamakan tanam saham di sektor non riil."

Saya menggunakan kata "mungkin" karena ada beberapa faktor lain yang mesti juga diteliti berkaitan dengan jenis akad dan syarat-syarat transaksi.

Biasa terjadi di dunia nyata, ada 2 akad atau lebih dalam 1 transaksi. Juga syarat-syarat yang tidak syar'i dimana syarat-syarat tersebut bisa sampai merusak akad. Keduanya tak boleh menurut hukum ekonomi syari'ah tapi dianggap biasa saja oleh sistem ekonomi konvensional (kapitalisme).

Minggu, 15 Agustus 2021

Bravura 2

Dua bulan kemudian di musholla kapal ferry, saya bertemu dengan seorang pelatih taekwondo sabuk hitam di Pulau W.

Berbagai aliran bela diri sudah pernah dicoba mulai dari silat, kempo, beberapa aliran karate & terakhir taekwondo. Olahraga asal negeri ginseng (Korea) ini dipelajarinya dahulu kala untuk pertarungan bebas jalanan.

Tawuran remaja anak sekolah saat masih terombang-ambing dalam kejahilian tanpa kejelasan arah tujuan. Dia selalu hadir dalam membela teman-teman sekolah melawan serangan siswa jahat dari sekolah lain.

"Ini sisa-sisa irisan & tebasan benda tajam," dia memperlihatkan beberapa bekas luka di lengan. Saya melihatnya sekelebat saja kemudian pandangan buru-buru mengarah ke sajadah panjang di depan.

Bagaimanapun, saya takut dengan dampak kekerasan yang marak terjadi di masa sekarang. Cukup banyak channel youtube yang mengulas peristiwa horor criminal homicide di negara-negara demokrasi. Seorang pasien di Kota M pernah berkata, "kekerasan demokratis membunuhmu perlahan-lahan".

Kembali saya menoleh kepadanya.

"Pernah bertarung secara single dengan orang yang juga punya bela diri?"

"Ya. Waktu itu saya masih kuliah di Kota K. Di suatu hari, kami berdua janjian bertarung satu lawan satu di suatu lokasi yang agak sepi. Lawan saya seorang petarung Boxing Muay Thai."

Boxing Muay Thai merupakan bela diri asal negeri gajah putih, Thailand. Muay thai & taekwondo merupakan beladiri keras & olahraga kombat yang mengandalkan striking. Ini berbeda dengan silat & kempo yang lebih mendahulukan teknik elakan sebelum menyerang.

Muay thai & taekwondo unggul pada serangan atas namun lemah pada pertarungan bawah. Gulat, judo & jiu jitsu paling handal pada ground fighting melalui teknik bantingan & kuncian.

Muay thai memiliki 8 titik kontak, lebih banyak daripada tinju (2 titik pukulan) & olahraga beladiri lainnya (4 titik pukulan & tendangan). Selain mengandalkan teknik pukulan (chok) & tendangan (tae), muay thai juga menggunakan serangan siku (tee sok), lutut (tee kao) & pertahanan dorongan kaki (teep).

Serangan lutut muay thai terbukti berpotensi paling merusak daripada tendangan sisi karate, tendangan terbang ganda China & tendangan belakang berputar taekwondo versi Fight Science TV AS.

"Siapa pemenang?"

"Tak ada. Kami sama-sama sepakat untuk mundur tanpa kalah maupun menang"

"Bagaimana pukulan boxing muay?"

"Itu kelebihan mereka. Meskipun taekwondo punya teknik tendangan (chagi) mematikan tapi lemah pada pukulan. Sekarang para atlet taekwondo diajarkan teknik pukulan (jireugi), tusukan tangan kosong (chireugi) & sabetan anggota gerak kosong (chigi). Bahkan pakai senjata tajam seperti sabetan pisau (mok chigi) untuk mengikuti perkembangan"

"Pernah melawan ahli bela diri lain?"

"Ya. Lawan saya di babak final, seorang pemegang medali perak taekwondo. Pemenangnya akan mewakili Negeri I ke Sea Games"

"Oh ya?"

"Pengalaman bertanding apalagi di tingkat dunia juga sangat berpengaruh memenangkan pertandingan. Di ronde akhir dari 3 babak, saya terkecoh oleh taktik lawan. Sebenarnya 2 ronde awal, saya sudah menang angka. Namun di sisa menit terakhir dimana kemenangan sudah di depan mata, dia pura-pura lemah & sengaja membuka pertahanan. Saya terpancing ingin segera menjatuhkannya menggunakan tendangan cangkul (deolo chiki). Namun sebelum mengenai sasaran, dia tiba-tiba melayangkan tendangan melingkar (dolyo chagi) ke arah kepala dengan sangat cepat"

"Jatuh?"

"Pingsan"

Saya menelan ludah. Di beberapa video youtube pertandingan taekwondo, saya dibuat kagum dengan serangan tendangan cantik yang bisa sampai membuat KO pihak lawan.

Doi pernah beberapa kali mewakili Provinsi ST untuk mengikuti PON. Ikut pelatnas taekwondo di Jakarta selama 1 tahun dengan gaji per bulan diatas rata-rata.

"Benarkah silat menyerupai kungfu?"

"Tendangan taekwondo malah lebih mirip kungfu. Silat lebih bersifat seni"

"Kempo bagaimana?"

"Kunciannya amat berbahaya"

Mungkin inilah yang disebut teknik juho pada kempo yang berfokus pada kuncian, elakan & bantingan. Mesti diikuti teknik jatuhan untuk mengurangi risiko cedera otot & tulang.

Bravura 1

Kesempatan baik bertanya tentang berbagai aliran bela diri, teknik, kelebihan & kekurangan termasuk Mixed Martial Arts (MMA) bersama seorang praktisi Gojukai (Gojuryu Karate-Do Indonesia) Sabuk Hitam Dan 2 di Kota P.

Gojuryu merupakan salah satu gaya karate utama selain shotokan, shito-ryu & wado-ryu. Beberapa aliran besar karate lainnya seperti kyokushin, shorin-ryu & eechi-ryu. Semuanya berasal dari negeri Jepang.

Aliran karate yang diciptakan oleh Chōjun Miyagi ini memadukan teknik keras (Gō) & lembut (jū). Gō mengacu pada teknik tangan tertutup atau serangan lurus sedangkan jū mengacu pada teknik tangan terbuka & gerakan memutar.

Lima bersaudara, semuanya pemegang sabuk hitam (yudansha) Gojukai. Keseluruhan anaknya juga berlatih aliran karate tangan kosong ini. Benar-benar keluarga besar karateka yang fanatik.

"Karate bersifat umum, semua teknik dipelajari tapi tidak bersifat spesifik. Tendangan (chagi) khusus pada taekwondo. Bantingan & lemparan (nage waza) pada yudo. Kuncian pada gulat. Latihan & teknik black panther & kempo lebih keras daripada karate. Jika terjatuh, teknik paling cepat mengalahkan lawan adalah kuncian yang dominan ada pada gulat," jelasnya sambil makan kue lebaran. Disebelahnya ada minuman dingin sirup markisa.

"Gulat lebih efektif mengalahkan lawan?"

"Saya perhatikan pada pertandingan gulat,  sesama pegulat juga butuh waktu yang sangat lama dengan energi yang sangat besar untuk saling mengalahkan," jawabnya.

@@@@@@@@@@@@@@@@@

Dua tahun kemudian ...

Tak disangka, menyambangi dojo kempo di Daerah M. Awalnya, dikira tempat latihan karate. Belasan orang sedang latihan disaat kami berempat masuk ke ruangan yang tak seberapa luasnya itu.

"Boleh bergabung?" tanya Bunga Sakura.

"Silahkan," jawab senpai bersabuk cokelat, pemimpin latihan sore itu.

Z & Z lalu ikut latihan tanpa pemanasan terlebih dahulu. Dua hari sebelumnya, dogi kami beli di sebuah toko India Pakistan dekat Pantai L di Kota M. Belakangan baru ketahuan bahwa baju karate & baju kempo sedikit berbeda.

Mendengar kata kempo, saya teringat dengan pengalaman masa lalu ketika mengambil ekstrakurikuler saat masih mahasiswa. Kami diajari oleh senior bagaimana dasar-dasar teknik kempo dalam beberapa kali pertemuan.

Ada sedikit perbedaan teknik tangkisan dengan gojukai. Menangkis pakai otot yang diregangkan. Tentu ini mengurangi rasa sakit & risiko cedera daripada menangkis pakai tulang. Ada juga teknik jatuhan yang cukup ngeri saya lihat saat itu.

Sementara gojukai lebih banyak memiliki jenis jurus (kata) & relatif lebih bisa bertahan lama untuk pertarungan atas karena lebih dominan mempunyai teknik latihan pernapasan (sanchin). Ini kesimpulan sementara saja.

Sejam kemudian, masuklah seorang senpai bersabuk hitam. Rupanya, doi pimpinan dojo disini. Sekilas tak tampak dia ahli bela diri, sebagaimana pengakuannya seketika pada latihan di suatu hari. Siapa sangka, doi menyimpan kemampuan tingkat tinggi bela diri kempo yang keras. Seringkali tampilan hanyalah bersifat menipu, guys.

Di akhir latihan, kami berkenalan & kembali minta izin untuk ikut latihan rutin dibawah bimbingannya. Salah satu upaya meningkatkan imun di masa corona.

Pada latihan selanjutnya, senpai memperkenalkan berbagai teknik kuda-kuda (kamae), pukulan (zuki), tendangan (geri) & tangkisan (uke). Kempo memiliki 2 jenis teknik yaitu goho (keras) & juho (lunak). Mungkin teknik bantingan, kuncian, tangkapan & lemparan yang tampak lebih keras itu akan diajarkan pada tingkat lanjut.

"Gerakan kempo seperti gerakan anak lonceng (furiko)," kata senpai sambil memperlihatkan liukan badan yang memindahkan berat badan untuk mengelak menyerupai denting lonceng besar di kuil-kuil Jepang.

Kembali saya teringat dengan sebuah kuil tua, Aoshima Shrine, saat mengunjungi Aoshima Island di Prefektur Miyazaki. Ya. Kempo berasal dari kuil Shorinji di Kota Tadotsu Jepang.

"Pendirinya Doshin So. Beliau mantan serdadu yang desersi meninggalkan pasukannya ketika Jepang masih menjajah Manchuria China," kata senpai.

"Apa alasannya? Tak setuju penjajahan?"

"Itu salah satunya," jawab senpai.

Sabtu, 03 Juli 2021

Peradilan 1

Dia pasien yang kedua dari terakhir. Berusia diatas 50 tahun. Uban putih tumbuh dominan di atas kepala. Berbicara cepat tanpa olah vokal yang baik.

"Bapak kerja dimana?"

"Kantor pengadilan agama sebagai hakim"

"Kasus sengketa apa yang terbanyak?"

"Perceraian"

"Benarkah lebih banyak cerai gugat daripada cerai talak?"

"Ya"

"Penyebab?"

"Tak dinafkahi, perselingkuhan & KDRT"

"Apakah ada pengaruh corona dengan peningkatan perceraian?"

"Sebelum corona, angka perceraian sudah sangat tinggi"

Saya lebih mendekat kepadanya demi mencapai jarak lebih pas. Usaha memfilter vokal suara yang kurang jelas. Ditambah lagi adanya masker, penghalang gelombang suara yang menggetarkan tulang-tulang pendengaran.

"Sekarang ada kecenderungan makin maraknya kasus perkawinan di kalangan remaja. Sengketa yang tak bisa dimediasi KUA, dialihkan & didispensasi kepada kami," ungkapnya.

Saya teringat perkataan seorang aktivis perempuan di suatu wawancara TV swasta tentang keprihatinan kasus serupa. Anak sekarang lebih cepat dewasa karena tontonan & pergaulan bebas sementara batas usia nikah makin diperlama.

"Saat ini, berapa umur anak versi pengadilan? Kami di medis, pasien anak dianggap sampai 18 tahun kurang 1 hari"

"Minimal 19 tahun"

"Setahu saya dahulu, usia anak ditetapkan sampai 16 tahun, kenapa sekarang bisa berubah lebih lama?"

Ini tidak sesuai dengan fakta, potensi & kecenderungan perilaku sebagaimana pernyataan aktivis perempuan diatas.

"Itu tergantung kebijakan Mahkamah Konstitusi. Biasanya, jika pimpinan berganti maka berubah pula aturan"

Mestinya batas usia nikah lebih dipercepat atau minimal dipertahankan dengan memperbaiki faktor-faktor penyebab & pemicu seperti ekonomi, kebijakan politik, pendidikan & mengatur batas-batas pergaulan berdasarkan syariah Islam.

Sejak Zia Gokalp (1875-1924) mempopulerkan sekulerisme di Khilafah Ustmaniah dengan hasil bubarnya negara Islam warisan nabi itu & lahirnya banyak negara bangsa, kita masih sangat merasakan berbagai dampak ketimpangan termasuk pada pengadilan beserta prahara otak-atik batas usia anak.

"Meskipun menurut Islam, dia sudah terkategori dewasa tapi hukum positif masih menganggapnya sebagai anak"

"Apa efeknya?"

"Dia tak berhak memiliki surat keterangan dari negara.  Surat itu penting digunakan untuk keperluan administrasi lainnya"

Pada kasus lain, mungkin ini disebut perkawinan dibawah tangan alias nikah siri.

Bisa dimengerti kenapa kasus pacaran & seks bebas, perkawinan & perceraian dini serta dispensasi pernikahan meningkat tajam. Berbagai aturan turut serta menambah terbukanya pintu-pintu kesempatan sekaligus menyenggol sistem syariah.

Pasien itu memperbaiki posisi duduk menghadap kedepan sehingga suaranya lebih mudah terdengar.

"Pengadilan agama juga hanya mengurusi kasus perdata. Kasus pidana milik pengadilan negeri," jelasnya.

Perdata masih mengambil sebagian hukum Islam. Beda dengan pidana. Ini dimulai pada era reformasi Tanzimât (1839- 1876). Di negara +62, sejak masa kolonial sehingga tak heran hukum pidana penjajah Belanda masih dominan diadopsi menjadi hukum positif.

"Apakah pernah perkara pidana memakai hukum Islam?"

"Di Indonesia? Belum. Hukum rajam & potong tangan cuma diterapkan di Malaysia & Arab Saudi"

Seorang Pemetik Harpa pernah berkata bahwa hukum Islam buat sebagian orang dipersempit hanya seputar rajam & potong tangan. Penyimpangan penerapannya lalu digoreng & dibesar-besarkan sehingga terkesan kejam & tak manusiawi.

Padahal banyak intan permata Islam, masih terpendam di alam bawah sadar yang belum terungkap bagi sebagian besar orang. Harta berlian yang menggambarkan bagaimana Islam sebagai rahmatan lil alamin.

Malaysia & Arab Saudi oleh sebagian warga +62 masih menganggapnya sebagai negara Islam. Orang luar juga kemungkinan besar mengira Indonesia merupakan negara Islam. Wajar sebagai efek psikologi sosial.

Pengamatan teliti beserta pendalaman dalil naqli membuktikan bahwa ketiganya belumlah memenuhi syarat-syarat itu. Lebih tepat kita namakan saja sebagai negeri Islam, bukan negara Islam, sebagaimana negara2 mayoritas muslim lain.

Jumat, 11 Juni 2021

BUMN 2

Inilah kali kedua, saya berkunjung ke rumahnya di sebuah cluster perumahan dalam kompleks BTN Kota M. Berlebaran di perkotaan, pengganti mudik kampung yang terlarang karena risiko penularan covid 19.

Awalnya tak tertarik ikut diskusi bersama tamu orang. Namun karena tidak ada pejantan tangguh sebagai teman cerita & adanya desakan Bunga Sakura, terpaksalah saya pergi ke teras depan. Duduk manis sambil mendengar gosip mereka bertiga.

Pembicaraan tentang seorang teman kantor yang masuk IsLam. Tertunda nikah karena surat cerai belum ada. Wanita itu telah berpisah dari suami sebelum muallaf. Tak ada istilah perceraian kecuali pisah karena kematian.

"Proses surat cerai sangat lama & mungkin tak ada. Izin pernikahan juga lebih lambat pada agama sebelumnya," ujar tuan rumah. Dia persilahkan mencicipi kue lebaran. Tersedia beberapa botol sprite & fanta, minuman yang sudah lama tak saya telan.

"Adakah hubungannya dengan istilah nikah & kawin?"

Seringkali kedua diksi itu saya dengar berbeda makna ketika bertugas di pedalamam Papua.

"Ya. Mereka kawin dahulu pakai adat lalu menikah belakangan setelah surat nikah terbit," jelas tamu 1. Dia pernah bertugas selama 8 tahun di Sorong, ibukota Papua Barat, sebagai kepala kantor cabang.

"Solusinya bagaimana?" tanya tamu 2 sambil meletakkan gelas berisi minuman bersoda. Dia berusia paling muda.

Ketiga lelaki itu sama-sama bekerja di kantor BUMN di Kota M. Tamu 1 baru-baru ini ditarik kembali ke Kota M menjadi karyawan biasa. Semakin mempersempit jarak LDR-an dengan isteri, suatu keputusan pembawa hikmah.

"Mestinya dia bisa menikah secara Islami," jawab tamu 1. Dia punya pemahaman keislaman yang lebih daripada 2 temannya. Konon banyak mengisi waktu luang di kantor dengan belajar Islam online secara otodidak.

"Bagaimana dengan paham pluralisme?"

Isme ini mengklaim semua agama harus sama. Tak boleh ada suatu agama mendominasi agama lainnya. Jika paham asing ini dipakai pada kasus ini maka masalah tak akan pernah terpecahkan.

Sementara itu, menurut banyak muallaf, diantaranya Irena Handono, Felix Siauw,
drg. Carissa Grani, MM., AAAK, Yonatan Nandar, agama itu sebenarnya tak sama.

Tentu saja, mereka yang lebih tahu perbedaan antar kedua agama sehingga rela beralih kepada agama baru dengan kesadaran sendiri setelah serius belajar hingga bertahun-tahun.

Menurut mereka, Islam bukan sekedar agama melainkan juga "way of life", memuat aturan menyeluruh dalam berbagai sendi kehidupan. Istilah kerennya, ideologi.

Pernah saya baca di Tafsir Ibnu Katsir QS al-Baqarah ayat 4, para muallaf dari ahlul kitab akan memperoleh 2 pahala karena membenarkan kitab suci otentik agama sebelumnya & meyakini ajaran Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW.

"Banyak umat Islam saat ini hanya mendalami ilmu fiqih daripada ilmu hikmah," kritik tamu 1. Tokoh idolanya Profesor ASY alias BS yang dominan bercorak tasawuf & agak terpengaruh paham liberalisme termasuk tafsir al-Quran metode hermeneutika.

"Fiqih apa yang anda maksud? Contohnya apa? Karena fiqih bersifat kasuistik." Saya cukup gelisah dengan simpulan identifikasi yang bersifat generalisasi.

Dia datang bersilaturahmi kemari merupakan buah dari pemikiran fiqih. Selintas, perkataan tak sesuai dengan kenyataan, alias tak nyambung.

Dia berpikir sejenak lalu berkata, "tak sedikit orang hanya mendalami sholat tapi melupakan perkara sosial."

"Namanya fiqih sosial, Islam selain membahas fiqih ritual seperti sholat, juga membicarakan perkara sosial bahkan urusan kenegaraan. Terakhir ini disebut fiqih daulah."

"Kita mesti lebih mengutamakan rasa cinta dalam pergaulan bahkan kepada semut sekalipun. Berikan mereka makanan!" tamu 1 menoleh ke sisi kiri. Pandangannya tertuju pada gerombolan semut merah berjalan beriringan dibalik kayu.

"Bagaimana dengan nasib banyak pengemis, pengamen & pak ogah di pinggir jalan?"

"Siapa paling bertanggung jawab?" tanya tuan rumah.

"Jawabannya negara jika paham fiqih daulah."

Laki-laki dewasa wajib bekerja & menanggung keluarganya. Jika tak mampu maka beralih ke ahli waris. Bila masih tak mampu maka negara tumpuan terakhir.

Senin, 24 Mei 2021

Mr. Beetle 3

Sesampai di rumah Bunga Mawar, kami disambut tuan rumah beserta tetangga terdekat. Mereka semua masih satu keluarga, om, tante, paman & bibi.

Setelah menghela napas sejenak, juru bicara keluarga membuka acara di ruangan tamu. Bertanya maksud kedatangan kami.

Kembali Pemetik Harpa memainkan senar lalu bersyair.

"Ada setangkai Bunga Mawar. Wanginya tercium hingga Kota Kendari"

"Jadi kedatangan kalian, ingin meminang anak kami?"

"Seorang kumbang ingin memetiknya"

"Kami semua disini masih punya kegiatan lain. Sekarang sudah hampir siang. Apakah Anda ingin melamar?"

"Ya, begitulah"

Tuan rumah rupanya tak terbiasa berbahasa puitis. To the point saja. Sementara Pemetik Harpa, entah bagaimana, berlagak bak penyair romantis di komunitas kampung Takalar.

Saya perkirakan kesepakatan uang panai akan alot karena latar belakang pemahaman keluarga. Akan ada berbagai syarat yang lebih memberatkan akad nikah.

Emas 7 gram sebagai mahar, uang panai 50 juta & erang-erang senilai 3,5 juta. Mahar milik isteri, uang panai biaya walimahan. Erang2 untuk keperluan isteri seperti tas, kosmetik, perlengkapan mandi, CD sampai BeHa, guys.

Setelah bersepakat, tiba-tiba orang tua di depan, berkata, "masih ada ekornya, bawa beras"

Saya melirik ke Pemetik Harpa. Dari tadi sibuk pencet2 hp. Teramat santai tanpa beban.

"Bagaimana cara bawanya dari tempat jauh di Tenggara?" Belakangan saya baru tahu, ini termasuk penolakan halus.

"Seberapa saja karena adat," kata orang tua itu lagi.

Bapak yang paling ngotot ini, kepala sekolah TK, om Bunga Mawar. Tetangga dekat di seberang jalan depan rumah.

Pemetik Harpa terdiam sejenak lalu berkata, "baiklah! 1 karung beras"

"Sudahkah disepakati keluarga wanita?" tanyaku setengah berbisik.

"Biasanya iya"

Saya kuatir, permintaan terakhir ini tidak mewakili, spontanitas saja. Namun Pemetik Harpa mengiyakan tanpa pikir panjang karena alasan penghormatan.

Acara pelamaran berlangsung cukup singkat tanpa tawar-menawar harga diri wanita sebagaimana dugaan awal. Pengalaman kedua melatto'kan pencoblangan rekayasa cinta Bunga Sakura.

Risiko pernikahan dominan adat, biasanya banyak embel-embel & syarat-syarat yang malah memberatkan. Diembedkan masuk ke dalam suatu perjanjian yang sebenarnya tak disunnahkan.

Tapi selama syarat itu tak melanggar hukum syara', saya rasa tak mengapa disepakati untuk dijalankan. Misalnya erang-erang, itukan hanya membawa barang-barang tambahan yang status hukumnya mubah.

Sedikit berbeda jika pernikahan dominan Islami. Kedua belah pihak termasuk keluarga sama-sama paham sehingga pernikahan cenderung dimudahkan.

Biaya pernikahan murah lebih utama.
Pajoge', candoleng-doleng, erang-erang & acara adat lainnyaeee ... tak ada. Lebih praktis! Walimahan juga terpisah antara pengantin & undangan laki-laki & wanita.

Saya teringat dengan pelamaran Jeng Muda di Maros, disini tak ada penampakan kepala desa & KUA.

"Oh itu beda lagi," kata Pemetik Harpa santuy.

Singkat cerita, di perjalanan pulang, saya bertanya kepada Pemetik Harpa, biang keladi perjodohan 100 pasang jombloH.

"Sesuai pengalaman, uang panai paling murah & paling mahal berapa?"

"7 juta & 100 juta"

"100 juta itu dari keluarga pejabat yang dihadiri bupati. Pernikahannya Islami."

"Bisakah pelamaran tak lanjut ke pelaminan?"

"Bisa. Di daerah E, laki2 yang saya bantu tak jadi menikah karena orang tua wanita rupanya punya calon lain."

"Pernahkah menikahkan janda?"

"Pernah 4 kali"

"Bagaimana biaya hidup anak2? Apakah ditanggung suami baru?" tanya Bunga Sakura.

"Ya"

"Tapi menurut syariah, itu kewajiban bapak biologis?" protes Bunga Sakura.

"Iya benar. Kenyataannya di banyak kasus, beralih menjadi tanggung jawab bapak tiri karena tak paham atau tak mampu. Karena itu sebelum menikahi janda, mesti tanya juga berapa anaknya."

"Bagaimana dengan uang panai?"

"Bagusnya, nilai mahar lebih dibesarkan daripada uang panai karena mas kawin menjadi harta milik isteri sedangkan uang panai akan habis percuma setelah acara"

"Saya dengar, uang panai ada yang berasal dari pinjaman ribawi bank"

"Namanya isteri cicilan," dia tersenyum.

Selasa, 04 Mei 2021

Padi 4

Kisah Nabi Yusuf AS mencontohkan bagaimana pentingnya suatu negara memiliki ketahanan pangan. Sebelum ancaman kekeringan benar2 datang, beliau sudah mengantisisapinya dengan aturan & kebijakan khusus.

Menggenjot produksi gandum selama musim hujan 7 tahun berturut-turut sehingga kuantitas produk bisa terjamin tetap eksis pada kondisi terburuk.

Mengadopsi teknik memetik gandum dengan tangkai sehingga kualitas rasa komoditas pangan mampu bertahan lama secara alamiah.

Menyimpan dalam lumbung gandum yang dibuat khusus dengan memberikan paparan suhu & kelembaban yang sesuai sehingga ini barang mampu berusia lebih panjang.

Selain produksi, distribusi pangan pokok menjadi atensi Nabi Yusuf AS. Kombinasi penukaran, jual beli, subsidi gratis warga misqueen & pencegahan monopoli gandum horang kaya. Ini sebagai jaminan konsumsi kebutuhan bahan pokok setiap warga negara, orang per orang.

Ada konflik antara kaum rohaniawan penjaga kuil VS penguasa Negeri Mesir plus Nabi Yusuf AS, seorang politikus handal & begawan ekonomi. Atas nama Tuhan adalah modus utama pemuka rohani menyedot kekayaan & memperkaya diri sendiri.

Penguasa Mesir saat itu menjadi objek dakwah hingga membenarkan ajaran tauhid lalu mengikuti Syariah yang dibawa Nabi Yusuf AS.

Meskipun kekeringan melanda 7 tahun berurutan, kekayaan negara tetap surplus sehingga komoditi sebagian dijual ke penduduk negeri tetangga, termasuk wilayah Kan'an, lokasi dakwah Nabi Ya'kub AS, ayah kandung Sang Nabi Ganteng.

Bagaimana dengan Syariah Nabi Muhammad SAW. dengan kondisi kekinian?

Setiap Nabi & Rasul mengajarkan tauhid namun memiliki syariah berbeda. Hambatan, tantangan & ancaman juga tak sama di setiap masa.

Kita merupakan pengikut ajaran tauhid Nabi Yusuf AS & Nabi Muhammad SAW namun hanya aturan syariah yang dibawa nabi terakhir, menjadi standar perbuatan setiap muslim.

Di masa sekarang pasca revolusi industri, dunia mewarisi ajaran Adam Smith, bapak ekonomi klasik kapitalisme & Karl Marx-Friedrich Engels, tokoh
sosialisme ilmiah.

Negara maju yang menerapkan ideologi ini tlah teruji mampu melahirkan berjubel produk teknologi & informasi sesuai kemajuan zaman. Revolusi industri berawal dari revolusi berpikir.

Kesuksesan produksi tak sejalan dengan distribusi. Banjirnya produk tak lantas bisa dinikmati setiap orang, terutama kebutuhan primer termasuk gandum & padi.

Ketimpangan distribusi kekayaan secara kualitatif bisa tergambar dari Koefisien Gini, ukuran kesenjangan antara pendapatan & kekayaan.

Indeks Gini berkisar antara 0 sampai 1. Bernilai 0 berarti pemerataan sempurna. Berbobot 1 berarti ketimpangan benar2 paripurna. Kurang 0,3 ketimpangan rendah, antara 0,3-0,5 moderat & lebih 0,5 tinggi.

Prinsip Pareto 20 : 80, artinya 20% horang terkaya memiliki 80% semua pendapatan penduduk, menghasilkan Rasio Gini minimal 0.6 (60%).

Pernyataan 1% seluruh populasi memiliki 50% semua kekayaan dunia. Berarti Gini Index minimal 0.49 (49%).

Bagaimana kekayaan menumpuk di suatu negara?

Tokoh kapitalisme mengajarkan kepemilikan individu. Lahirlah banyak korporasi swasta termasuk perusahaan tambang dari negara demokrasi tipe penjajah. Buka cabang di negara demokrasi tipe terjajah.

Penggagas sosialisme termasuk komunisme menyerukan kepemilikan negara. Ramai dibentuk BUMN atau perusahaan berkamuflase swasta namun menginduk ke negara lalu berekspansi ke negara demokratis terjajah.

Akibatnya, APBN negara2 koloni modern menjadi anjlok & selalu defisit. Belum lagi jebakan utang berbunga & lemahnya ketahanan moneter.

Penguatan moneter berbanding lurus dengan jumlah aset emas & perak serta berbanding terbalik dengan kuantitas cetakan uang kertas tanpa backup logam mulia (fiat money).

Di era Orde Baru, 70-80% pendapatan Negara I berasal dari pengelolaan kekayaan alam & 20-30% pajak. Pasca reformasi, disulap menjadi 70-80% pajak & 20-30% kekayaan alam. Korporasi swasta menang banyak!

APBN sehat bila mengalami surplus dimana pendapatan lebih besar daripada belanja dengan jaminan kesejahteraan, minimal makanan pokok & kebutuhan primer, setiap orang & bukan stuck di angka rata-rata.

Sabtu, 01 Mei 2021

Padi 3

Di rumah lama, saya bersilaturahim dengan seorang pejabat pertanian di Kota M. Dialah kepala kantor andalan, lulusan S3 pertanian dari sebuah perguruan tinggi negeri terkeren sejagat Indonesia Timur.

"Bagaimana pendapat Anda terkait penggunaan tanaman bunga matahari & bunga kosmos untuk mengembalikan kesuburan tanah pertanian?"

"Belum tahu. Cara itu tidak diadopsi di pertanian sini. Kita masih mengandalkan penggunaan 3 pupuk, urea, TSP & KCl"

Saya menceritakan pengalaman singkat melintasi himawari no sato saat berada di Miyazaki Jepang. Kilauan bunga matahari seakan tersenyum hangat menyambut gerombolan pesepeda tangguh dari negeri asing yang jauh. Saya, Bunga Sakura, Profesor AndalanG, Jeng Shopping & Jeng Muda.

"Benarkah pupuk kimia sintetis menurunkan kualitas kesuburan tanah dalam waktu lama?"

"Sepertinya tidak jika ke-3 pupuk tadi dipakai semua. Praktek di lapangan, seringkali petani hanya menggunakan 1 jenis pupuk. Itu akan berisiko mempengaruhi kualitas tanah."

Makanan pokok masyarakat Jepang, sama dengan orang Indonesia, nasi. Bedanya ada di lathi. Beras Jepang terkenal dengan tekstur yang pulen, bersih & harum.

Berpenampilan gembrot daripada beras kita. Beras jangkung India Pakistan, briyani juga kalah banyak enaknya daripada Japonica Rice.

"Tanpa lauk sekalipun, makan nasi Jepang masih terasa nikmat," rekomendasi sensei lokal di kantornya di Kabupaten KK, sebelum saya berkunjung ke Negeri Sakura.

Beras Jepang akan diolah menjadi uruchimai & mochigome. Uruchimai adalah makanan pokok orang Jepang. Mochigome dipakai untuk membuat mochi & hidangan khusus  seperti sekihan, nasi yang dimasak dengan kacang merah.

Pemanfaatan bunga tak semua tempat memakainya. Prefektur lain di Jepang, mereka juga masih menggunakan pupuk sebagaimana di negeri I. Hanya teknik pengolahan tanahnya sedikit beda.

Ada satu pertanyaan kronis yang terngiang-ngiang bila makan nasi dari beras baru.

"Kenapa slalu lebih enak daripada beras lama?"

"Beras untuk konsumsi bisa disimpan sampai 3 bulan agar aroma & nutrisi masih bertahan baik. Lama gabah untuk bibit lebih bagus hingga 6 bulan"

"Adakah hubungannya antara ketahanan rasa dengan teknik panen?"

Saya menceritakan secara singkat serial kisah Nabi Yusuf AS dari channel youtube. Saya merasa bersalah, amat telat & abai menontonnya hingga saya & Bunga Sakura tiba-tiba bersamaan sakit aneh di suatu malam.

Lalu teringatlah mimpi tentang Nabi Yusuf AS berada disisi Nabi Muhammad SAW. Keduanya berdiri & tersenyum lalu memperkenalkan diri. Mimpi tak biasa itu terjadi sekitar 6 tahun lalu ketika bertugas sebagai dokter PTT di sebuah pulau "tepi dunia" di Kabupaten Kepulauan S.

Berhari-hari saya melihatnya, kadang begadang, sampai selesai. Rupanya, banyak kisah teladan disana. Termasuk bagaimana cara beliau mengantisipasi ancaman paceklik selama 7 tahun berturut-turut karena musim kemarau & keringnya Sungai Nil di Negeri Mesir.

Nabi Yusuf AS menyarankan disaat panen, agar biji-bijian gandum tidak dipisahkan dari tangkainya sehingga mampu bertahan lebih awet. Bulir gandum itu lalu disimpan dalam lumbung gandum khusus yang dibuat tinggi menjulang.

"Adakah hubungannya dengan daya tahan & cita rasa padi?"

"Mungkin saja. Orang-orang dahulu sebelum adanya mesin panen padi, pengetaman gabah selalu dengan tangkai. Sekarang, pemotongan jerami seperti itu, tidak ada lagi yang melakukannya. Petani tak perlu lama menyimpan beras karena sesaat setelah gabah digiling, biasanya pedagang sudah berebutan membelinya."

Jawaban sama juga diberikan seorang petani padi di Daerah T.

Ada sebuah merk dagang kurma, Palm Fruit, import dari Negeri Tunisia. Paket kurma beserta tangkai dalam kemasan kotak. Lebih mahal memang namun kualitasnya premium & jauh lebih enak daripada kurma kebanyakan.

Adakah hubungan antara kualitas beras dengan teknik pemotongan padi beserta tangkainya? Tantangan penelitian para ahli pertanian untuk membuktikan.

Allah SWT. berfirman :

"Sesungguhnya ada beberapa tanda-tanda kekuasaan Allah pada (kisah) Yusuf & saudara-saudaranya bagi orang-orang yang bertanya." QS. Yusuf (12) : 7.

Padi 2

Ada keprihatinan akan trending penurunan lahan pertanian. Cetak sawah baru tak sebanyak dengan alih fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman. Pertumbuhan minus. Lahan-lahan produktif berubah menjadi benda-benda konsumtif.

Ini berisiko kepada penurunan ketersediaan beras sebagai bahan makanan kebutuhan pokok di banyak negara termasuk Negeri I. Namun kesedihan ini seakan diabaikan dan malah dibaca sebagai peluang bisnis oleh sepasang mata dolar para importir beras.

Pada suatu hari di Daerah T, saya bersilaturahim dengan Pak Daeng, seorang petani polos, amanah & jujur.

"Apakah petani sekarang masih bisa untung?" tanyaku gelisah.

"Ya," jawabnya mantap.

Kami berdua lalu berhitung perkiraan laba bersih petani rata-rata per 1 hektar sawah.

"Hmmm. Lumayan buat tambahan income rumah tangga keluarga," celotehan lidah yang meleleh.

Biasanya, kebiasaan orang berpikir pendek dan tak mau repot, lebih suka menjual aset daripada mengelolanya menjadi lahan hidup.

"Berapa harga tanah sawah jika dijual?"

"Mahal, milyaran"

"Eh, busyet juga itu barang"

Di Kota M, saya berdiskusi dengan seorang pejabat pertanian, lulusan S3. Dia mengatakan bahwa petani sekarang lebih enak karena banyak subsidi dari negara misalnya bibit, pupuk dan alat-alat pertanian.

Tentang persawahan, teringat kembali pengalaman berada di Miyazaki Jepang, sebelum datangnya serangan virus corona.

Setelah berbelanja di sebuah konbini, saya, Bunga Sakura, Jeng Muda, Profesor AndalanG & Jeng Shopping melintasi himawari no sato dengan naik sepeda ala Jepang.

Berdiri beberapa greenhouse berisi bibit padi. Disekitarnya bertebaran tanbo namun yang tumbuh bukan padi tapi bunga matahari. Bunga kembang kuning mekar berseri.

"Berguna mengembalikan kesuburan tanah," kata Profesor AndalanG.

"Di prefektur sini, bunga matahari dan bunga kosmos ditanam petani sebelum musim tanam berikutnya," ujar Jeng Shopping.

"Bunga matahari diambil bijinya untuk industri makanan ringan, kwaci matahari," tambah Bunga Sakura.

Seperti biasa, Jeng Muda berada paling belakang, tampak kecapaian mengayuh sepeda namun masih sempat ambil foto dan bikin video.

Sebelum berangkat ke Jepang, saya menemui seorang sensei lokal di Kabupaten KK. Dia berkata bahwa petani Jepang seperti layaknya orang kantoran, pakaiannya bersih-bersih.

Pertanian di Jepang menjadi kiblat utama agraria Negeri I. Banyak peserta magang dikirim kesana. Bukan mengandalkan rasa ikhlas semata tapi mereka juga tawwa sudah menerima gaji bulanan sebagai pekerja (ajir) dari pemilik lahan (musta'jir).

"Bagaimana bentuk pengelolaan persawahan disini?"

"Pemilik lahan dan petani penggarap bersepakat bagi hasil misalnya 50 : 50. Sebagian lagi pemilik lahan rela menerima berapapun karung beras semau-mau petani penggarap," jawab Pak Daeng.

"Apa yang terjadi?"

"Petani banyak melakukan kecurangan, tak sesuai bagi hasil atau jumlah karung beras dilebihkan buatnya"

"Oh ya?"

"Kadang-kadang petani penggarap tak dapat untung bahkan mengalami kerugian"

Di Kota P, saya dengar seorang pemilik lahan punya keinginan mengelola sendiri sawah tanpa melibatkan petani penggarap. Alasannya, petani penggarap selalu menang banyak.

Sepengetahuan saya, tak boleh akad kerjasama antara pemilik lahan dengan petani penggarap padi berdasarkan bagi hasil (akad muzara'ah).

Alasannya, padi bukanlah jenis tanaman muzara'ah yang boleh dibagi hasil panennya. Muzara'ah dengan bagi hasil boleh pada jenis tanaman buah seperti mangga, durian, de-el-el dan tanaman petik misalnya daun teh.

Jenis keduanya masih menyisakan akar, batang dan tangkai untuk bisa berbuah atau berdaun lagi di musim panen berikutnya. Padi berbeda, tumbuhan ini merupakan jenis tanaman cabut.

Solusinya, petani penggarap dikontrak tenaganya sekian rupiah untuk suatu pekerjaan atau selama masa tertentu. Bukan main persenan melainkan pakai angka nominal.

Jika terjadi gagal panen maka tenaga petani (ajir) tidak sia-sia karena tetap dapat gaji dari pemilik lahan (musta'jir) sesuai kesepakatan. Seluruh biaya pengelolaan ditanggung musta'jir dan semua hasil panen (keuntungan) menjadi miliknya.